ASUHAN KEBIDANAN PATOLOGI GINEKOLOGI KISTA KELENJAR SEBACEA (KISTA ATEROMA)



0 komentar
Disusun untuk memenuhi tugas mata kuliah Asuhan Kebidanan IV B





Disusun Oleh:

LUSI PERMANADEWI (090105139)
TIARA PUSPITASARI (090105140)
ALFIAN LAYLI PERMATA (090105141)
DESYANA PURNAMASARI (090105142)
AISYAH NOOR HINDRIA (090105143)
ARUM DAHLIA (090105144)
MEITHA KOERUNNISA (090105145)
ENI SURAYA MAHARANI (090105146)

PROGRAM STUDI DIII KEBIDANAN
SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN ‘AISYIYAH YOGYAKARTA
2011
KATA PENGANTAR
Assalamu’alaikum Wr. Wb
Alhamdulillah puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah swt yang telah memberikan nikmat dan hidayahnya sehingga kami bisa menyelesaikan makalah ini.
Makalah ini disusun uutuk melengkapi tugas mata kuliah di susun untuk memenuhi tugas mata kuliah Asuhan Kebidanan IVB (Patologi Kebidanan Ginekologi).
Ucapan terimakasih saya haturkan kepada :
1. Ibu Karjiyem, S. SiT, M.Kes selaku dosen pembimbing mata kuliah Asuhan Kebidanan IVB.
2. Kedua orang tua kami yang telah memberikn motivasi kepada kami, dan
3. Teman-teman yang telah membantu sehingg terselesaikannya makalah ini.

Kami menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari sempurna. Oleh karena itu, kritik dan saran sangat saya nantikan untuk perbaikan di masa yang akan datang.

Yogyakarta, Maret 2011

Penyusun






BAB I
PENDAHULUAN
a. Latar Belakang
Kista adalah tumor jinak di organ reproduksi perempuan yang paling sering ditemui. Bentuknya kistik, berisi cairan kental, dan ada pula yang berbentuk anggur. Kista juga ada yang berisi udara, cairan, nanah, ataupun bahan-bahan lainnya.
Kista termasuk tumor jinak yang terbungkus selaput semacam jaringan. Kumpulan sel-sel tumor itu terpisah dengan jaringan normal di sekitarnya dan tidak dapat menyebar ke bagian tubuh lain. Itulah sebabnya tumor jinak relatif mudah diangkat dengan jalan pembedahan, dan tidak membahayakan kesehatan penderitanya.
Berdasarkan tingkat keganasannya, kista terbagi dua, yaitu non-neoplastik dan neoplastik. Kista non-neoplastik sifatnya jinak dan biasanya akan mengempis sendiri setelah 2 hingga 3 bulan. Sementara kista neoplastik umumnya harus dioperasi, namun hal itu pun tergantung pada ukuran dan sifatnya.
Selain pada ovarium kista juga dapat tumbuh di vagina dan di daerah vulva (bagian luar alat kelamin perempuan). Kista yang tumbuh di daerah vagina, antara lain inklusi, duktus gartner, endometriosis, dan adenosis. Sedangkan kista yang tumbuh di daerah vulva, antara lain pada kelenjar bartholini, kelenjar sebasea serta inklusi epidermal.
b. Rumusan Masalah
Apa yang dimaksud dengan Kista Kelenjar Sebacea dan bagaimana Asuhan Kebidanan yang tepat untuk kasus tersebut ?

c. Tujuan
1. Mengetahui definisi, gejala dan tanda Kista Kelenjar Sebacea
2. Mengetahui asuhan kebidanan untuk masalah Kista Kelenjar Sebacea


BAB II
TINJAUAN TEORI
A. PENGERTIAN
Kista ateroma adalah benjolan dengan bentuk yang kurang lebih bulat dan berdinding tipis, yang terbentuk dari kelenjar keringat (sebacea), dan terbentuk akibat adanya sumbatan pada muara kelenjar tersebut. Disebut juga kista sebacea, kista epidermal.
B. GEJALA DAN TANDA
1. Banyak dijumpai di kulit yang banyak mengandung kelenjar keringat, misalnya di muka, kepala, punggung. Dan bisa juga dijumpai pada vulva.
2. Bentuk bulat, berbatas tegas, berdinding tipis, dapat digerakkan, melekat pada kulit di atasnya.
3. Isinya cairan kental berwarna putih abu-abu, kadang disertai bau asam.
4. Merah dan nyeri jika terjadi peradangan.
C. PENYEBAB
Sumbatan pada muara kelenjar sebacea, dapat disebabkan oleh infeksi, trauma (luka/benturan), atau jerawat.
D. TERAPI
Penatalaksanaan kista ateroma dilakukan dengan mengambil benjolan dengan menyertakan kulit dan isinya, tujuannya untuk mengangkat seluruh bagian kista hingga ke dindingnya secara utuh. Bila dinding kista tertinggal saat eksisi, kista dapat kambuh, oleh karena itu, harus dipastikan seluruh dinding kista telah terangkat.


E. KOMPLIKASI
Bila terjadi infeksi sekunder, dan terbentuk abses, dilakukan pembedahan dan evakuasi nanah, biasanya diberikan antibiotik selama 2 minggu. Setelah luka tenang (3-6 bulan) dapat dilakukan operasi untuk kista ateromanya.
F. PENCEGAHAN
Sampai saat ini belum ada metode pencegahan kista ateroma .
G. KAJIAN ISLAM
Dalam suatu ayat Al-Qur’an (Ar-Ra’ad : 11) di jelaskan bahwa “Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum sehingga mereka mengubahnya sendiri”. Dari ayat diatas dapat diambil kesimpulan bahwa jika seseorang itu sakit, segeralah mencari pengobatan. Yang lebih tepatnya meminta pelayanan kesehatan yang menjadi perantara Allah unruk memberikan kesembuhan.











BAB III
KASUS
Seorang ibu datang ke BPS T mengeluh pada bagian labio mayoranya terasa bengkah seperti ada cairan didalamnya dan tidak sakit bila di sentuh. Ia khawatir dan takut dengan keadaannya.
















ASUHAN KEBIDANAN PADA GANGGUAN REPRODUKSI
”NY R” UMUR 29 P2AB0AH2 DENGAN KISTA KELENJAR SEBACEA DI BPS ”T”


No. Register : 456789
Hari, tanggal : Rabu, 30 Maret 2011
Pengkajian oleh : Bidan K jam : 11.30 wib
Ruang : Periksa

DATA SUBJEKTIF
BIODATA PASIEN SUAMI
Nama : Ny R Bp.’B’
Umur :29 th 35 th
Agama : Islam islam
Suku/Bangsa :JAWA/WNI JAWA/WNI
Pendidikan :SMA SMA
Pekerjaan :IRT Guru SD
Alamat Lengkap :Ngemplak sari,margomulyo,seyegan ,sleman,yogyakarta
No.Telp/Hp :081703331xx


1. Alasan Kunjungan
Ibu ingin memeriksakan kedaannya
2. Keluhan Utama
Ibu mengeluh pada daerah genetalianya terutama pada labia minora terasa bengkak dan seperti berisi cairan tetapi tidak menimbulkan nyeri.
3. Riwayat Pernikahan
Ibu Menikah umur 26 tahun. Suami menikah umur 32 tahun. menikah 1x dengan suami sekarang 3 tahun. Pernikahan syah.
4. Riwayat Menstruasi
Menarche umur 14 tahun. Siklus 28 hari. Teratur. Lama 7-8 .hari.
Tidak ada Dismenorhoe. Sifat darah: tidak menggumpal. Keluhan: tidak ada
5. Riwayat Ginekologi :
a. Gangguan Menstruasi : Tidak ada
b. Keputihan : Tidak ada
c. Pengalaman yang berkaitan dengan penyakit kandungan
Ibu belum pernah mengalami penyakit yang berkaitan dengan saluran reproduksi
6. Riwayat Kehamilan, Persalinan dan nifas yang lalu
P2 Ab0 Ah2

Hamil ke Persalinan penolong Komplikasi Jns Klmn BB Lhr Nifas
Tgl Lahir/umur anak Umur Kehamilan Jenis Pesalinan Ibu Bayi Laktasi Komplikasi
1 1 th 40mgg Spontn Bidan Tdk ada Tdk ada Permpn 2600 gr Sampai 6 bln Tidak ada
2 7Bln 40 mgg Spontn bidan Tdk ada Tdk ada Laki-laki 3000gr Smp
6 bln Tidak ada


7. Riwayat kontrasepsi yang digunakan
No Jenis Kontrasepsi Mulai Memakai Berhenti/Ganti
Tanggal Oleh Tempat Keluhan Tanggal Oleh Tempat Alasan
1 IUD Setelah melahirkan anak 1 Bidan Puskesmas Tidak ada Smp 2 tahun Bdn Puskesmas
2. Suntik KB Setelah melahirkan anak kedua Smp 3 tahun




8. Riwayat kesehatan
a. Penyakit sistemik yang pernah / sedang diderita
Belum pernah dan tidak sedang menderita penyakit menular dan menurun seperti : HIV/AIDS, IMS, TBC, Hepatitis, Hipertensi, DM, Penyakit jantung, Ginjal dll
b. Penyakit yang pernah / sedang diderita keluarga
Tidak ada keluarga yang menderita penyakit menular dan menurun seperti : HIV/AIDS, IMS, TBC, Hepatitis, Hipertensi, DM, Penyakit jantung, Ginjal dll
c. Riwayat keturunan kembar
Tidak ada keuarga yang melahirkan kembar.
9. Pola Pemenuhan Kebutuhan sehari-hari
a. Pola Nutrisi Makan Minum
Frekuensi : 3-4 x/hari 7-8 x/hari
Macam : Nasi,sayur,lauk dan buah Airputih,susu
Jumlah : 1 porsi habis 1 gelas habis
Keluhan : Tidak ada Tidak ada

b. Pola Eliminasi BAB BAK
Frekuensi : 1 x/hari 10 x/hari
Warna : kuning kehijauan kuning jernih
Bau : bau khas feses Bau khas urin
Konsistensi : lembek cair
Jumlah : sedang sedang
Keluhan : tidak ada tidak ada

c. Pola aktivitas
Kegiatan sehari-hari : Mengurus rumah,mengurus anak
Istirahat/tidur : Tidur siang > 1 jam ,Tidur malam 7-8 jam
Keluhan : Tidak ada
Seksualitas : Frekuensi 1 minggu sekali
Keluhan Tidak ada
Posisi Suami di bawah
d. Personal hygiene
Kebiasaan mandi 2 kali/hari
Kebiasaan gosok gigi 2 kali/hari. Mencuci rambut 3-4 kali/minggu
Kebiasaaan membersihkan alat kelamin : Saat mandi,BAK,BAB
Kebiasaan mengganti pakaian dalam :2 x sehari saat mandi
Jenis pakaian dalam yang digunakan : Katun

e. Riwayat alergi
Makanan : Tidak ada
Obat : Tidak ada
Zat lain : Tidak ada

f. Kebiasaan – kebiasaan
Merokok : Tidak pernah
Minum jamu-jamuan : Tidak pernah
Minum-minuman keras : Tidak pernah
Obat obat terlarang : Tidak pernah
Obat yang di minum selama kehamilan : Tidak ada
Makanan / minuman pantang : Tidak ada
10. Keadaan Psiko Sosial Spiritual
a. Pengetahuan ibu tentang gangguan atau penyakit yang diderita saat ini.
Menurut pasien, keadaannya kurang baik, ibu khawatir dengan keadaannya
b. Pengetahuan Ibu tentang alat kontrasepsi
Ibu mengetahui jenis-jenis alat kontrasepsi.
c. Pengetahuan Ibu tentang alat kontrasepsi yang dipakai sekarang.
Ibu mengatakan sudah tidak KB lagi setelah melahirkan anak pertama dan kedua
d. Dukungan suami atau keluarga
Keluarga perhatian dan mendampingi ibu saat pemeriksaan.
e. Ketaatan beribadah
Pasien taat menjalankan sholat 5 waktu dan menutup aurat.



DATA OBJEKTIF
1. Pemeriksaan Fisik
a. Keadaan Umum : Ibu baik. Kesadaran: compos mentis
b. Tanda vital
Tekanan darah :120/70.mmHg
Nadi :84 kali per menit
Pernafasan : 20 kali per menit
Suhu :36,3˚C
c. Antropometri
TB : 155 cm
BB : 64 kg
d. Kepala dan leher
Rambut : Hitam, lurus, bersih, kuat
Mata : Simetris, sklera putih, konjungtiva merah muda
Hidung : Simetris, tidak ada kotoran, tidak ada cairan yang keluar
Muka : tidak pucat, tidak ada oedem
Mulut : Simetris, merah, gigi tidak ada caries dan tidak ada lubang, bibir tidak pecah2, tidak ada perbesaran tonsil
Telinga : simetris, tidak ada kotoran dan cairan yang keluar
Leher : Tidak ada pelebaran vena jugularis dan kelenjar tiroid.
e. Payudara
Bentuk : Simetris, sedikit menggantung.
Puting susu : Menonjol, cukup bersih.
Massa/tumor : tidak teraba massa abnormal.
f. Abdomen
Bentuk : rata
Bekas Luka : tidak ada
Massa/tumor : tidak teraba massa abnormal
g. Ekstermitas
Oedem : Tidak ada
Varices : Tidak ada
Refles Patella : +
Kuku : Pendek bersih
h. Genetalia Luar
Labio mayora : Terdapat pembengkakan (Timbunan) Bila di sentuh
tidak sakit seperti berisi cairan
Bekas Luka : Tidak ada
Varices : Tidak ada
Kelenjar Bartholini : Tidak ada Tanda-Tanda peradangan
i. Anus
Hemoroid : Tidak ada

2. Pemeriksaan Penunjang
Tidak ada


ASSESMENT
Seorang Ny R umur 29 tahun, P2 A0 Ah2 dengan suspect Kista kelanjar sebacea.

PLANNING :
Rabu, 30 Maret 2011 JAM 11.45
1. .Menjelaskan keadaan pasien bahwa ia dalam keadaan baik.
Tekanan darah :120/70.mmHg
Nadi :84 kali per menit
Pernafasan : 20 kali per menit
Suhu :36,3˚C
Pasien mengerti penjelasan Bidan
2. Menjelaskan kepada pasien bahwa penyakit yang ia derita adalah kista kelenjar sebacea dimana terjadi penyumbatan dari kelenjar sebacea yang meradang sehingga terjadi penimbunan sebum. Dan memberikan motivasi pada pasien agar tidak takut pada keadaannya.
Pasien mengerti penjelasan bidan
3. Menjelaskan kepada pasien agar menjaga pola makan sehari-hari dan menjaga kesehatan
Pasien mengerti penjelasan bidan
4. Menyarankan kepada pasien untuk selalu memohon pertolongan allah agar keadaanya dapat seperti semula.
Pasien mengerti dan akan selalu berdoa untuk kesembuhan
5. Merujuk pasien ke Rumah Sakit agar penanganan dan pemeriksaan lebih lanjut kepada dokter spesialis.
Pasien bersedia di rujuk.

T T D
Bidan “K”










BAB IV
PENUTUP
A. Kesimpulan
Kista ateroma adalah benjolan dengan bentuk yang kurang lebih bulat dan berdinding tipis, yang terbentuk dari kelenjar keringat (sebacea), dan terbentuk akibat adanya sumbatan pada muara kelenjar tersebut. Disebut juga kista sebacea, kista epidermal.

B. Saran
1. Bagi perempuan yang mengalami Kista Kelenjar Sebacea
Secepat mungkin memeriksakan diri ke pelayanan kesehatan ketika mengalami gejala-gejala dari kista kelenjar sebacea, agar bisa segera mungkin diberikan terapi.

2. Bagi bidan
Apabila dijumpai kasus kista kelenjar sebacea maka lakukanlah anamnesis yang mendalam. Serta lakukanlah pemeriksaan yang cermat karena kelenjar sebacea belum ada pencegahannya.








DAFTAR PUSTAKA

Prawirohardjo, sarwono. ilmu kandungan. PT.Bina pustaka, Jakarta 2008
http://pusatkhitandanbedahminor.com/kista-ateroma/

0 komentar:

Poskan Komentar

newer post older post